Tidak Usah Bingung! Inilah Perbedaan Karpet dengan Tikar yang Paling Mudah!

Karpet dan tikar merupakan salah satu dari sekian banyak aksesoris ruangan yang sering digunakan untuk kepentingan dekorasi ataupun kepentingan lainnya. Namun, masih banyak orang yang bingung dengan perbedaan antara keduanya, mengingat bentuk umumnya sama-sama persegi dan dimanfaatkan sebagai alas. Padahal jika diperhatikan dengan teliti, ada banyak perbedaan yang bisa ditemukan dan tentunya memengaruhi fungsinya juga, seperti karpet tile yang digunakan untuk penghias lantai paling praktis.

Perbedaan Karpet dengan Tikar

5 Perbedaan Karpet dan Tikar

Dari namanya saja, sebenarnya karpet dan tikar sudah jelas berbeda karena jika dicari dalam kamus, istilah keduanya memiliki arti masing-masing. Namun agar tidak bingung membedakan keduanya hanya sebatas istilah, alangkah baiknya jika 5 perbedaan berikut diperhatikan agar tidak salah membeli ketika dibutuhkan

1. Bahan

tikar

Sejak awal dibentuk, karpet dengan tikar bisa dibedakan dengan mudah, karena saat itu tikar hanya sebatas alas yang dianyam dari bahan bambu ataupun daun. Namun,  sekarang tikar bervariasi dan banyak yang terbuat dari foam atau plastik tanpa proses anyaman, hal inilah yang membuatnya mulai sulit dibedakan dengan karpet. Walaupun demikian, dari segi bahan dasarnya tikar hanya dibuat dari daun atau plastik yang tipis, sementara karpet terbuat dari nylon ataupun wol yang jauh lebih tebal.

2. Ukuran

Karpet

Tikar memiliki ukuran yang lebih kecil, tipis dan ringan dibandingkan dengan karpet, walaupun bentuknya sama-sama persegi atau persegi panjang. Sedangkan ukuran karpet sangat bervariasi, mulai dari yang sedang, sangat besar, hingga memenuhi seluruh ruangan dengan motif yang sangat variatif. Bahkan ada juga karpet yang sangat kecil seperti karpet tile. Namun penggunaannya tetap dirakit sesuai kebutuhan ruangan, sehingga bisa menutupi celah terkecil karena karpet ini bisa dipotong.

3. Penggunaan

Penggunaan karpet ataupun tikar menjadi perbedaan yang sangat menentukan bagi seseorang yang ingin memilih antara keduanya demi memenuhi kebutuhan. Untuk tikar, biasanya hanya digunakan pada area rumah ataupun tempat bersantai seperti taman rekreasi karena bentuknya ringan dan bisa dibuka tutup dengan mudah.  Sementara itu, karpet biasa digunakan hampir di seluruh area ruangan dalam rumah,  kantor, masjid serta tempat-tempat umum lainnya.

4. Manfaat

Dilihat dari tekstur, bahan, dan motifnya, tikar bermanfaat sebagai alas di area tertentu yang ingin digunakan untuk bersantai agar terhindar dari kotoran yang ada di bawahnya. Sedangkan karpet bermanfaat sebagai dekorasi ruangan agar terlihat lebih menarik, formal, serta menutupi kekurangan lantai. Selain itu, karpet juga difungsikan untuk menghangatkan ruangan yang sangat dingin. Sehingga peletakannya harus memenuhi ruangan tanpa ada cela, seperti penggunaan karpet tile.

5. Harga

Perbedaan terakhir yang bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih adalah harga yang ditawarkan di setiap jenis yang dimiliki baik tikar ataupun karpet. Harga tikar tergolong sangat murah karena bahan pembentuknya cukup tipis, mudah di dapatkan dan daya tahannya tidak terlalu baik. Sedangkan karpet yang lebih tebal dan hangat tentunya memiliki harga yang jauh lebih mahal dibanding tikar,sesuai kualitas dan manfaatnya.

Dari penjelasan di atas, tentu anda bisa membayangkan perbedaan yang sangat signifikan antara karpet dan tikar. Dengan demikian, tidak perlu bingung lagi jika ingin membeli salah satu diantara keduanya sesuai dengan kebutuhan. Jika ingin mendekorasi ruangan agar lebih menarik, maka karpet menjadi pilihan yang tepat, terlebih jenis karpet tile yang sangat mudah dirawat dengan ragam variasi yang menarik untuk dicoba

This entry was posted in Dekorasi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *